Minggu, 14 November 2010

"Rela "

Saat aku tak bisa lagi bertahan dengan semua ini
Saat aku tak mampu lagi menahan tangis di hati

Aku akan merelakan semua ini
Semuanya telah pergi
Meninggalkan aku dalam kesendirian





Semua Kuberserah pada mu ya Allah

Sabtu, 13 November 2010

Ciri2 Kanker Otak

Sebelum memahami lebih lanjut tentang gejala kanker otak, Anda perlu memahami struktur otak manusia terlebih dahulu. Otak merupakan organ tubuh penting yang mengatur segala aktivitas / gerakan tubuh manusia. Bayangkan saja Anda sedang naik motor, ada berapa aktivitas yang Anda lakukan? Melihat jalan, menyetir, lihat kiri-kanan, lihat kaca spion, menyeimbangkan, belum lagi sambil mikir nanti malam mau makan apa... Dalam satu detik, ada riburan hal yang terjadi dalam otak Anda (baik yang terjadi secara sadar maupun tidak sadar).
Otak bisa multitasking begini karena semua aktivitas tersebut diatur oleh bagian otak yang berbeda (tiap bagian memiliki fungsi yang berbeda). Secara umum, otak manusia dibagi menjadi tiga bagian, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum) dan batang otak (brain stem). Tiap bagian ini terbagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil, di mana masing-masing bagian kecil tersebut terbagi lagi, dan seterusnya. Ruang antar bagian terisi oleh cairan otak (cerebrospinal fluid), sedangkan bagian luarnya terlindungi oleh tiga lapis selaput otak (meninges) dan tulang tengkorak.

Anatomi otak manusia

Nah, tiap bagian otak tersebut bisa terkena tumor/kanker. Walaupun tumor jinak, tapi karena tumbuhnya di otak, bisa menjadi sangat berbahaya. Tumor tersebut dapat mengganggu fungsi dan merusak struktur susunan saraf pusat, karena terletak di dalam rongga yang terbatas (rongga tengkorak). Seiring dengan berkembangnya tumor tersebut, jaringan otak akan semakin tertekan. Padahal volume rongga tengkorak sangat terbatas dan tidak mungkin bertambah besar. Inilah yang menjadikan sakit kepala / pusing sebagai gejala awal kanker otak.
Ciri-ciri awal kanker otak sangat bervariasi, tergantung pada bagian otak mana yang terserang. Misalnya kepala pusing atau terasa mual. Berikut gejala kanker otak yang patut Anda waspadai:
  • sakit kepala disertai mual sampai muntah yang menyemprot
  • daya penglihatan berkurang
  • penurunan kesadaran atau perubahan perilaku
  • gangguan berbicara
  • gangguan pendengaran
  • gangguan berjalan / keseimbangan tubuh
  • gangguan saraf
  • anggota gerak melemah atau kejang
  • pada bayi biasanya ubun-ubun besar menonjol
Ingat, daftar di atas hanya merupakan gejala. Walaupun Anda mengalami satu atau lebih gejala di atas, belum tentu Anda terkena kanker otak. Untuk memastikan, Anda harus diperiksa langsung oleh dokter ahli syaraf serta menjalani pemeriksaan lanjutan seperti CT scan, MRI, angiogram, myelogram, spinal tap dan biopsi.
Ya Allah inikah yg kuderita......yg selama ini ku pikir hanya sakit kepala biasa...............Ya Allah ampunilah hambamu ini

Kuserahkan semua k padamu

Ya Allah........Ya Tuhanku
Malam ni aku takut sekali
Seleruh tubuh terasa kaku  
Mulut dan Hati ni mengunci
Ketika Mendengar pengakuan itu
Semua kuserahkan k pada sang ilahi


memang manusia muncul didunia ini untuk tujuan dan maksud tertentu. 
Apabila tidak memenuhi maksud itu, dia tidak melakukan apa pun.

Membaca ungkapan diatas membuat diri ini menjadi berfikir.
Sebenarnya untuk apa aku ini dianugrahi kehidupan?

Sabtu, 06 November 2010

sebuah puisi indah di dalam sebuah puisi...

Gelap berarak
Sunyi menyeruak
Hening berteriak
Sepi terkuak

Mesin terpasung berdentang
Embusan angin berdendang
Tembang malam berkumandang
Raga bergelimpang
Jauh atma melayang

Sayup terdengar kabar
"Raja Segala Raja" turun ke langit
Lirih janji terbesit
Setangkup asa berkobar

Senyap erat selimuti sekeliling
Bilik kesunyian tak jua bergeming
Mayapada kian hening

Tubuh terkesiap
Sadar menyergap
Hasrat hinggap


Berdiri mencuri
Tersungkur mencuri
Isak mencuri "Raja Segala Raja"

"Izinkan aku menjadi pencuri janji..."

Jumat, 05 November 2010

Pertemuan

Pertemuan kita ku beri nama Kekasih
Yang menggenggam semangkuk senyum,tawa, mengkocok perut
Tak sekedar pelepas damai antara kita
Telah lama ku aduk ladang kerinduan
Tapi panasnya masih kurasakan
Hingga tak mampu aku takar sinarnya
Menghitung tiap detik, menit, jam
Bersamamu dalam tawa indah dalam hati

Pertemuan kita ku beri nama Kekasih
Tiap percapakan per inci bawa imaginasi tingkat tinggi
Hingga rupa langit dari dedaunan kering kurangkai satu bentuk bintang
Lalu kita melakukan perjanjian dengan Tuhan
Atas tunas yang tak kunjung tiba
Sampai kita lupa akan perjanjian penting kepada Tuhan
Hingga hantarkan dimensi waktu yg semestinya
Hingga terekam dalam pertemuan

Cinta dalam sketsa

Kau gores kanvas dengan warna
Imaginasi bermain melepas resah
Gerbang impian terbuka tanpa masalah
Melayah tanpa batas

Saat jiwa ini terbang melayang
Kau rengkuh tangan dengan lembut
Hingga luruh dalam kerinduan
Seiring kepakan lenganku

Lenggang jalanku membiusmu
Hilang akal menggigil terkapar
Dengan deburan ombak berlomba menggulung buih
Hingga pisahkan mimpi dalam helaan nafas tersulit
Dalam sebuah sketsa wajah yang tak pernah ku hilangkan

Kamis, 04 November 2010

dan aku cuma mau kamu tahu...



Tidak sama seperti kata-kata terpisah yang kemudian menyatu membentuk kalimat aku sayang kamu...
Aku mau aku dan kamu tak berjarak, berempetan dan bahkan tidak juga terpisah kata sayang atau spasi mungil sepersekian senti sekalipun.
Aku mau kamu tahu, keinginanku untuk tidak pernah jauh sama kuat seperti putri malu menempel pada tanaman.
Sama seperti kata sayang yang tidak mau bergeser dari kata kamu.
Tapi untuk sesaat mari kita lupakan tentang kata sayang itu, mari kita eliminasi dia sejenak dan coba lihat aku yang terus berusaha mengecilkan jarak denganmu
yang sempat terentang



yang kadang kambuhan merambat seperti sakit flu pada anak kecil di musim penghujan,
pada kita...

Mungkin kamu tak perlu serta merta mendekat juga, untuk sesaat aku mau berusaha sendiri
Asal kamu jangan pergi, asal kamu jangan sembunyi..

Aku mau kamu tetap diam dan menunggu aku beringsut jadi dekat.
Sampai kemudian rentangan itu hilang.
Sama seperti akukamu tanpa spasi

Kepadamu Bintang...


Hari ini akan kujabarkan, segalanya yang tidak tampak namun melingkupi.
Sudah berjam-jam aku berusaha membongkar pasang kata,
agar semuanya tampak layak dan menjelaskan.
Tapi ketika berhadapan dengan sebingkai layar ini,
dengan kertas virtual kosong yang kuhadapi,
semuanya mendadak hangus dan menguap.
Jadi aku hanya membiarkan jari-jari dan hatiku berkolaborasi membimbingku membongkar gumpal resah yang kurasai disini.

Just Ask to My Self

Saat ini aku tidak bisa menghentikan hatiku untuk bertanya-tanya...
rasa jatuh cinta ini, rasa yang sama..
apa aku masih akan bisa merasakannya lagi untukmu esok, dan esoknya lagi...
dan esoknya lagi...
kemudian esok esok itu terus berlangsung bertahun lantas berpuluh tahun

Doa Ku malam Ni

ALLAH, terima kasih karena telah mengirim dia untuk saya.
dia yang sempurna dengan segala ketidaksempurnaan.
dia yang nyata sementara saya terlambat menyadari hadirnya.
dia yang memaafkan saya, sementara saya merasa tidak bisa sekuat itu menjaga hatinya agar tak pernah terjatuh. 
saya yang seringkali merasa tidak bisa melindunginya dari luka.
saya yang berulangkali pergi, dan dia tetap ada disini.

ALLAH, terima kasih atas kesempatan ini
bersama dia yang mengakuisisi hati, menawan pikiran
yang menjaga saya dari luka
yang menopang saya dari pedih
yang datang untuk kemudian menangkap saya yang terjatuh
tapi saya ingat bahwa semua milikMu, termasuk dia dan kehadirannya
maka jika menurutMu saya tidak pantas untuk memiliki dia dan adanya, ambillah..
dan semoga dia akan lebih bahagia setelah tanpa saya
kemudian berikanlah saya rasa ikhlas yang bertambah, sabar yang meluap, dan rasa syukur yang penuh..
untuk menerima keputusanMu.

Rabu, 03 November 2010

I will always do.

Ku tak sanggup meningggalkanmu walau sesaat
Ku tak sanggup pergi darimu walau sekejap
Tak terbesit niatku tuk menjauh darimu
Tak tepikir niatku tuk berpisah darimu

Ini cuma sementara sayang
Bukan untuk slamanya
Kan kusimpan hati ini, cinta ini, raga ini
Hanya untuk dirimu

Kucoba menahan tetes airmata ini
Untuk menguatkanmu, menyemangatimu
Walau perih dihatiku
Kucoba untuk berdiri tegak

Aku pergi untuk dirimu
Untuk meraih cintamu
Untuk menyatukan cinta kita
Agar tetap abadi untuk slamanya

Hunnie, genggamlah tangan ini dan rasakan
Bahwa aku mencintaimu...

Dedicated to you, Hunnie...
Hope you'll wait for me and I will always do.

Berfikir Sejenak

Berpikirlah sejenak…
Wahai ombak besar dan kecil
Yang menghantamkan deburnya
Di setiap hari, di setiap waktu
Kepada sebongkah karang di tepi pantai
Pernahkah terlintas dibenakmu
Seandainya karang itu adalah kau…
Sekiranya…akankah kau mampu
Tetap berpijak di sini tanpa bergeser sekalipun
Berpikirlah sejenak…
Wahai angin ribut berjubahkan badai
Yang mengirimkan ribuan tangan-tangannya
Untuk menumbangkan setiap perlawanan
Batang-batang pohon tertua di tengah hutan
Pernahkah terlintas dibenakmu
Seandainya batang-batang pohon itu adalah kau…
Sekiranya…akankah kau mampu
Tetap mempertahankan ratusan daun serta rantingnya, tanpa terpisah sekalipun…
Berpikirlah sejenak…
Wahai terik penguasa siang hari
Yang menghukum lalu membakar
Ratusan harapan doa-doa tulus
Seorang musafir di tengah gurun tak bertuan
Pernahkah terlintas dibenakmu
Seandainya musafir itu adalah kau…
Sekiranya…akankah kau mampu
Tetap melangkah kendati dahaga telah membuat sekarat sekalipun…
Berpikirlah sejenak…
Wahai makhluk yang masih memiliki nurani
Berpikirlah sejenak…
Wahai makhluk yang masih terkasihi
Berpikirlah sejenak…
Sebelum aku benar-benar mentiadakanmu dari hati

Entah

Entah karena apa
Menilaimu…
Merupakan suatu keharusan
Entah karena apa
Memujimu…
Merupakan awal sebuah ucapan
Entah karena apa
Memikirkanmu
Merupakan rutinitas yang tak terlupakan
Entah karena apa..., aku seperti ini
Apakah karena engkau…?
Entahlah…
Namun sepertinya sedikit pertemuan ajaib
Telah mengubah semuanya
Dan membuatku selalu rindu akan sosok itu

Engan Tuk Berkisah

Ku tinggalkan pena
Di sisi kekasihnya
Ku acuhkan...
Ku biarkan tergeletak
Menghadap sesukanya
Sembarang saja
Lalu dikuburkanlah
Oleh debu - debu waktu
Di jauhkannya dari hasrat
Yang pernah menggila
Bahkan beberapa tetes keringat hitam
Mulai mengering
Memudar...
Menemui ajal di tubuh kekasihnya
Oh...kemanakah engkau duhai hasrat
Mengapa kau tinggalkan jiwa separuh jalan
Bukankah para penikmat
Sedang bersorak menyambut musim semiku
Lalu mengapa jua kabut kepenatan
Masih menggelantung di sini
Memberatkan pelupuk jiwa
Membuat enggan tuk berkisah

Selasa, 02 November 2010

lagu itu...


Perampok malam mulai bertandang
Kuasai, hingga langit membiru
Samar-samar pelantun idola
Hinggap merayu, tanggalkan letih, di bahu harmoni
Sekedar membaur sekedarnya
Kendati jiwa, tak jua paham arti

" hmmm...lagu itu..."
gumamku
Embun abadi dari setiap jejak
Petaka bagi jiwa, ketika merinci secara detail
Dan kamu...
Dirimu...
Sosok yang Terlintas...
Sesudahnya...

Pintaku padamu

Kasih...
Ketika cinta baru seukuran kecambah
Aku ingin berkata
Sebelum habis kata-kata
" aku ingin benar kepadamu "

Kasih...
Ketika cinta terhampar subur di pagi buta
Aku ingin mendekapmu
Sebelum jarak beranak pinak
" aku ingin benar kepadamu "

Kasih...

Ketika kedekatan cukup untuk di rentas
Aku ingin menyibak indah dari semesta
Sebelum usia mengulumku menuju pusara
" aku...ingin benar-benar...kepadamu "

JUST FOR U


Disaat Hadirmu disisiku
Membawa Keindahan Bersamamu
Menukar cerita mengukir kata
Nuansa Kasih bertaut asa
Bergelora direlung asmara
Kau dan aku semakin dekat
Inginku kau slalu disisiku
Melangkah menuju kasih
Besrta dengan Cintamu

trust

There is no-one left in the world
That I can hold on to
There is really no-one left at all
There is only you
And if you leave me now
You leave all that we were
Undone
There is really no-one left
You are the only one

And still the hardest part for you
To put your trust in me
I love you more than I can say
Why won't you just believe?

aku menengok surga sebentar,,,

aku bermimpi suatu hari aku pergi kesurga dan seorang malaikat menemaniku serta menunjukkan keadaan di surga.
Memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat. Malaikat yangmengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,
"Ini adalah Seksi Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukanpada Allah, diterima".
Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibukdengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yangtertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.
Kemudian,....aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang. lalu sampailahkami pada ruang kerja kedua.
Malaikat-ku berkata,
"Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim kemanusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".
Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikatyang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yangdimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridorpanjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil.
Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampirtidak melakukan apapun."Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatkupelan. Dia tampak malu.
"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?",tanyaku.
"Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "Setelahmanusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yangmengirimkan pernyataan terima kasih".
"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas Rahmat Tuhan?",tanyaku.
"Sederhana sekali", jawab Malaikat.
Cukup berkata,'ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN, Terima kasih, Tuhan ".
"Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?", tanyaku.
Malaikat-ku menjawab,
"Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, Pakaian yang menutuptubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, Maka engkau lebihkaya dari 75% penduduk dunia ini.
"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh,maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.
"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu,engkauadalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.
Juga.... Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripadakesakitan ... engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang didunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.
"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepiandalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat....Maka,engkaulebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".
"Jika,........ engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religiustanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan,atau kematian ...M a k a,....engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang didunia.
"Jika,....orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatanpernikahan ... Maka,.....engkau termasuk orang yang sangat jarang.
"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka,.....engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan emua merekayang berada dalam keraguan dan keputusasaan.
"Jika,...engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerimarahmat ganda yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwaengkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmatidaripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca samasekali".
Nikmatilah hari-harimu, perhatikanlah rahmat yang telah Allah anugerahkankepadamu.
"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, 'Sesungguhnya jika kamubersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu' "(QS:Ibrahim (14) :7 )

Inginku

Aku tersesat
Menuju hatimu
Beri aku jalan yang indah
Ijinkan ku lepas penatku
‘tuk sejenak lelap di bahumu

Dapatkah selamanya kita bersama
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya

Tentang cinta yang datang perlahan
Membuatku takut kehilangan
Ku titipkan cahaya terang
Tak padam di dera goda dan masa

Dapatkah selamanya kita bersama
Menyatukan perasaan kau dan aku
Semoga cinta kita kekal abadi
Sesampainya akhir nanti selamanya