Ini malam meski telah acak aksara terpilih belaka
Setangkup puisi rindu yang baru separuh
Selalu melolong akan namamu, indahmu
Seperti kemarin
Malam yang sudah-sudah
Sekiranya, aku berpikir
Apakah kamu kiblat rinduku ?
Sayang, pertanyaanku mengabur
Membentur dinding, bergema melanjak
Menuju bibirmu yang kini entah terenggut siapa
Nona...
Maaf jika ini malam
Kembali "i miss u" sangat
Sangat...
Tanpa terkecuali
Sabtu, 28 Mei 2011
aku jatuh cinta...
Telah larut
Jauh kantuk ada di pucuk
Ini mata kerap genit tergoda betina
Yang kemarin dulu entah kapan
Berdecak hangat dalam kicau murai kaum pengagum
Sepulang penatnya meluluh di bahu jingga petang
Sialan...
Aku tercuri
Hati dan rinduku kini hampir telanjang
Pun menegur biru fajar bila dibiarkan
Mungkin seperti mereka
Telak, namun usah dimirip-miripkan
Oh...Tuhan
Apa ini dinamakan jatuh cinta ?
Jika iya, perkenankan aku
Melebur dengan dirinya hingga sempurna
Menjadi kita...,"aku kamu"...
Jauh kantuk ada di pucuk
Ini mata kerap genit tergoda betina
Yang kemarin dulu entah kapan
Berdecak hangat dalam kicau murai kaum pengagum
Sepulang penatnya meluluh di bahu jingga petang
Sialan...
Aku tercuri
Hati dan rinduku kini hampir telanjang
Pun menegur biru fajar bila dibiarkan
Mungkin seperti mereka
Telak, namun usah dimirip-miripkan
Oh...Tuhan
Apa ini dinamakan jatuh cinta ?
Jika iya, perkenankan aku
Melebur dengan dirinya hingga sempurna
Menjadi kita...,"aku kamu"...
Langganan:
Postingan (Atom)